Contoh Elemen dan Capaian Pembelajaran (CP) Pendidikan Agama Katolik untuk Sekolah Dasar

Kurikulum Merdeka (Kumer) merupkan kurikulum yang akan diterapkan dihampir setiap satuan pendidikan di seluruh tanah air. Memang belum semua sekolah telah menerapkan kurikulum ini. Pasalnya masih banyak sekolah yang belum paham tentang esensi dari kurikulum ini. Sepintas yang sering orang pahami bahwa Kumer merupakan kurikulum yang akan memberikan kebebasas kepada setiap guru untuk menentukan sendiri metode yang cocok dengan karakater atau kondisi sekolah. Konsep ini ada benarnya, Namun belum sepenuhnya lengkap, sebab ada banyak komponen yang mesti dimengerti atau dipahami oleh kepalah sekolah dan para gurunya.

Pada kesempatan ini saya akan membagikan tentang salah satu komponen dalam Kurikulumk Merdeka yakni eleman dan capaian pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik tingkat Sekolah Dasar. 

Hal ini berpedoman pada Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknonolgi Nomor: 033/H/Kr/2022 tentang Capaian Pembelajaran ada Pendididikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah Pada Kurikulum Merdeka.

Ilustrasi: pexels.com

Fase A (kelas 1 dan 2)

Capaian Pembelajaran untuk Fase A untuk satu tahun pelajaran yakni:

Pada akhir Fase A, peserta didik mengenal dirinya sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dan lingkungan di sekitarnya, yang mampu mensyukuri dirinya sebagai ciptaan Tuhan, melalui kebiasaan doa sebagai anggota Gereja, mewujudkan imannya dengan cara melakukan perbuatan baik, sesuai dengan teladan Yesus dan tokoh-tokoh Kitab Suci, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru

Perlu diketahui bahwa dalam pelajaran agama katolik ada empat (4) elemen utama, yaitu Peserta didik, Yesus kristus., Gereja dan Masyarakat. pada Kurikulum Merdeka mesti dibuat Capaian Pembelajaran (CP) untuk masing-masing elemen. 

  • Peserta didik, Capaian pembelajarannya yakni Peserta didik mampu mengenal  dirinya  sebagai pribadi yang dicintai Tuhan; yang memiliki anggota tubuh yang  sangat  berguna  serta  memahami  cara merawatnya; mengenal temannya, lingkungan rumah dan sekolah tempat dirinya berkembang. Peserta didik  mampu  mengenal  diri,  lingkungan keluarga, serta teman-temannya, agar memiliki kebiasaan bekerja  sama  dengan  anggota  keluarga dan teman.
  • Yesus Kristus, Capaian Pembelajrannya yaitu peserta didik menyadari bahwa bumi langit dan seluruh isinya adalah ciptaan Tuhan, serta menyadari bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan yang istimewa; mengenal tokoh-tokoh iman di dalam Perjanjian Lama (Nuh, Abraham, Ishak dan Yakub); mengenal kisah kelahiran Tuhan Yesus dan tiga orang Majus, serta mengenal masa kanak-kanak Yesus yang menetap di Nasaret, dipersembahkan di Bait Allah dan diketemukan di Bait Allah
  • Gereja, capaian pembelajarannya yakni Peserta didik mampu mengungkapkan iman dalam hidup sehari-hari, dengan cara membuat tanda salib, berdoa Bapa Kami, berdoa salam Maria dan doa Kemuliaan; mampu mewujudkan imannya dengan melaksanakan perintah Allah, berjuang melawan godaan serta membiasakan diri berdoa pujian, syukur dan permohonan 
  • Masyarakat, capaian pembelajrannya yakni mewujudkan imannya di tengah masyarakat melalui kebiasaan hidup rukun dengan tetangga serta mengembangkan kebiasaan bergotong royong merawat lingkungan

Fase B (Kelas 3 dan 4)

Capaian Pembelajaran untuk Fase B dalam satu tahun pelajaran adalah:

Pada akhir Fase B, peserta didik mengenal dirinya sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dan lingkungan di sekitarnya (baik fisik maupun non fisik), mampu mensyukuri dirinya sebagai ciptaan Tuhan, melalui kebiasaan doa sebagai anggota Gereja, serta terpanggil untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki (seperti menyampaikan pendapat, bermusyawarah,) dan mewujudkan imannya dengan cara melakukan perbuatan baik, membangun semangat persatuan, sesuai dengan teladan Yesus dan tokoh-tokoh Kitab Suci, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian

Setelah menentukan Capaian pembelajaran secara umum, selanjutnya ditentukan capaian pembelajaran untuk masing-masing elemen

Peserta didik: Peserta didik mampu mengenal diri sebagai pribadi yang tumbuh dan berkembang dan mampu melakukan kebaikan. Peserta didik mampu mengenal diri sebagai pribadi yang unik, sehingga memunculkan rasa syukur dan mau  mengembangkan   keunikan   dirinya  bersama orang lain atau lingkungannya

Yesus Kristus: Peserta didik mengenal Allah yang menyelamatkan manusia sebagaimana tercermin pada tokoh Perjanjian Lama (Kisah Yusuf, Kisah Musa dan Kisah Yosua); dan di dalam diri Yesus yang dibaptis, Yesus yang memberi makan lima ribu orang dan Yesus yang mengampuni. Peserta didik memahami kisah-kisah suci  dalam Perjanjian Lama (Sepuluh perintah Allah sebagai pedoman hidup, Bangsa Israel memasuki tanah terjanji, Allah memberkati para pemimpin Israel: Samuel, Saul dan Daud); dan Perjanjian Baru (kisah Yesus mewartakan Kerajaan Allah melalui Perumpamaan dan mukjizat-Nya

Gereja: Peserta didik mengenal sakramen-sakramen dalam Gereja (sakramen baptis, sakramen ekaristi dan sakramen tobat). Peserta didik mampu mengungkapkan doa syukur, doa pribadi, doa bersama, serta mewujudkan semuanya itu melalui sikap dan tindakan dalam hidup sehari-hari

Masyarakat: Peserta didik mewujudkan imannya di tengah masyarakat melalui kebiasaan menghormati pemimpin masyarakat, menghargai tradisi masyarakat serta melestarikan lingkungan alam; memiliki rasa hormat kepada orang tua, menghormati hidup, dan menghormati milik orang lain

Fase C (Kelas 5 dan 6)

Capaian Pembelajaran untuk fase C selama satu tahun pelajaran yaitu: 

Pada akhir Fase C, peserta didik memahami dirinya sebagai citra Allah, sebagai laki-laki atau perempuan, dan mampu mensyukurinya dengan melibatkan diri dalam kehidupan menggereja (melalui kebiasaan doa dan perayaan sakramen Baptis, Ekaristi dan Tobat, sebagai tanda keselamatan Allah), dan mewujudkan imannya dalam kehidupan bermasyarakat dengan menunjukkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia dengan menjunjung tinggi hati nurani, serta membangun semangat dialog antar agama dan kepercayaan, sesuai dengan ajaran Gereja dan teladan Yesus Kristus.

Sedangkan capaian pembelajaran untuk masing-masing elemen antara lain:

Peserta didik: Peserta didik mampu memahami diri sebagai perempuan atau laki-laki sebagai citra Allah, yang sederajat dan saling melengkapi; memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara dan bangga sebagai bangsa Indonesia, menyadari diri sebagai warga dunia, sehingga terdorong melakukan kegiatan dialog antar umat beragama dan berkepercayaan

Yesus Kristus: Peserta didik mengenal tokoh-tokoh Perjanjian Lama (Daud sebagai pemimpin, Salomo yang bijaksana dan Ester perempuan pemberani) dan tokoh Perjanjian Baru (Maria dan Elisabet); meneladan Yesus yang taat kepada Allah, Yesus yang mengajarkan pengampunan dan memanggil orang berdosa; memahami Yesus yang menderita, wafat, dan bangkit, serta mengutus Roh Kudus untuk menguatkan para rasul, dan semua orang yang percaya; mengenal kisah jatuh bangun Israel di bawah bimbingan nabi Elia, nabi Amos pejuang keadilan, nabi Yesaya yang menubuatkan kedatangan juru selamat, mengenal kisah Yesus yang mewartakan kerajaan Allah dengan kata-kata, tindakan, danseluruh pribadi-Nya

Gereja: Peserta didik mewujudkan iman dalam hidup sehari- hari, dengan cara terlibat dalam hidup menggereja, hidup bersama yang dijiwai Roh Kudus; memahami Gereja yang Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik, serta persekutuan para kudus

Masyarakat: Peserta didik terlibat dalam pelestarian lingkungan, dan mengembangkan sikap jujur; dapat bertindak menurut hati nurani, menegakkan keadilan, dan mewujudkan semuanya ini dalam hidupnya sehari-hari sebagai orang beriman kristiani

Demikian dalah datu contoh penjabaran elemen dan capaian pembelajaran untuk masing-masing fase (fase A, fase B, dan fase C) khusus mata pelajaran pendidikan agama katolik dan budi pekerti. Tentu apa yang dijabarkan di sini masih banyak kekuarangannya. Namun paling kurang bisa memberikan gambaran bagi guru untuk menentukan capaian pembelajaran  berdasarkan elemen. 

Kiranya yang dipaparkan di sini bisa membantu bapak dan ibu guru yang sedang bergumul dengan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan tahun 2023 atau pun bagi bapakdan ibu guru yang akan mengikuti PPG pada tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Contoh Elemen dan Capaian Pembelajaran (CP) Pendidikan Agama Katolik untuk Sekolah Dasar"

Posting Komentar